hijab
Sebaik Apapun Non Muslim Tidak Akan Pernah Bisa Masuk Surga, Kok Bisa?

Sebaik Apapun Non Muslim Tidak Akan Pernah Bisa Masuk Surga, Kok Bisa?

9 Feb 2021
846x

Dalam agama ini, kita meyakini bahwa hanya orang-orang Islam sajalah yang akan masuk surga. Sedang nonMuslim tidak akan masuk ke sana. Hal ini disampaikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui firman-Nya,

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk,” (QS. Al Bayyinah: 6).

Pertanyaannya, mengapa mereka tidak bisa masuk surga?

Satu-satunya alasan adalah karena mereka tidak memiliki iman di dalam hatinya. Sedangkan, agar bisa memasuki tempat terindah sepanjang masa, maka ia harus beriman pada Allah. Sebagaimana manusia pada umumnya, Allah pun tidak mau diduakan.

Sedang non Muslim, kita tahu mereka menyekutukan Allah dengan makhluk-Nya. Jadi, sebaik apapun mereka tetap tidak memperoleh surga-Nya Allah.

Ada sebuah dialog antara kyai dengan seorang liberal yang membicarakan tentang kebaikan non Muslim. Tetapi, sebaik apapun non Muslim, menurut pak kyai mereka itu tidak akan masuk surga.

Inilah yang membuat orang liberal itu kemudian menganggap bahwa Tuhan jahat. Namun, sang kyai mampu membantah dan membungkam orang liberal itu. Memang, apa yang dikatakan oleh sang kyai? Simak dialognya berikut ini.

Orang Liberal: “Pak Kyai, ada orang baek banget, anti korupsi, bangun mesjid, rajin sedekah sampe hidupnya sendiri dikorbanin buat nolongin orang banyak, terus meninggal tapi dia bukan Muslim, masuk mana?”

Kyai: “Maaf… Neraka…”

Orang Liberal: “Lahh? Kan dia orang baek. Kenapa masuk neraka?”

Kyai: “Karena dia bukan Muslim.”

Orang Liberal: “Tapi dia orang baek Ki. Banyak orang yang kebantu karena dia, bahkan umat Islam juga. Malah Bangun Masjid Raya segala. Jahat bener dah Tuhan kalau orang sebaek itu dimasukin neraka juga.”

Kyai: “Allah tidak jahat, hanya adil.”

Orang Liberal: “Adil dari mane?”

Kyai: “Kamu sekolahnya apa?”

Orang Liberal: “Ane mah Master Sains lulusan Amerika, Kyai. Kenape?”

Kyai: “Kenapa bisa kamu dapat titel Master Sains dari Amerika?”

Orang Liberal: “Karena kemaren ane kuliah di sana, diwisuda di sana.”

Kyai: “Namamu terdaftar di sana? Kamu mendaftar?”

Orang Liberal: “Ya jelas dong Kyai, ini ijazah juga masih basah tintanya.”

Kyai: “Sekiranya waktu itu kamu tidak mendaftar, tapi kamu tetap datang kesana, hadir di perkuliahan, diam-diam ikut ujian, bahkan kamu dapat nilai sempurna, apakah kamu tetap akan dapat ijazah?”

Orang Liberal: “Jelas enggak Kyai, itu namanya mahasiswa ilegal. Sekalipun dia pintar, dia nggak terdaftar sebagai mahasiswa, kampus ane mah ketat soal aturan gituan.”

Kyai: “Berarti kampusmu jahat dong, ada orang sepintar itu tak dikasih ijazah hanya karena tidak mendaftar?”

Orang Liberal: terdiam

Kyai: “Gimana?”

Liberal: “Ya nggak jahat sih, itu kan aturan, salah si mahasiswa kenapa nggak mendaftar, konsekuensinya ya nggak dapat ijazah dan titel resmi dari kampus.”

Kyai: “Nah, kalau kampusmu saja ada aturan, apalagi dunia dan akhirat. Kalau surga diibaratkan ijazah, dunia adalah bangku kuliah, maka syahadat (mengakui tidak ada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah) adalah pendaftaran awalnya. Tanpa pendaftaran awal, mustahil kita diakui dan dapat ijazah, sekalipun kita ikut kuliah dan mampu melaluinya dengan gemilang. Itu adalah aturan, menerapkannya bukanlah kejahatan, melainkan keadilan.”

Begitulah penjelasan yang mungkin sangat rasional yang di ibaratkan dengan percakapan antara Kyai dan Orang Liberal. Mudah-mudahan bisa diterima dan tidak ada yang tersinggung karena ini menurut ajaran agama Islam yang terdapat dalam ayat-ayat Al-Qur'an.

Berita Terkait
Baca Juga:
Jilbab Instan Model Baru dengan Model yang Beraneka ragam

Jilbab Instan Model Baru dengan Model yang Beraneka ragam

Fashion      

21 Feb 2020 | 816


Jilbab instan mempunyai model yang beraneka ragam mulai dari Khimar, Pashmina instan, rubiah dan bergo instan. Seluruhnya serba mudah dan praktis tetapi tetap modis dan bermutu. Kecuali itu ...

5 Tips Mudah Rawat Tanaman Hias Buat Pemula, Pelajari Teknik Penyiramannya

5 Tips Mudah Rawat Tanaman Hias Buat Pemula, Pelajari Teknik Penyiramannya

Tips      

22 Okt 2020 | 483


Aghil - Untuk menghibur diri saat di rumah, kini sebagian orang mulai menekuni hobi baru. Salah satunya dalah dengan merawat tanaman hias. Untuk perawatan tanaman hias ini bisa dibilang ...

Anies App

Membangun Komunitas Melalui Anies App, Menyatukan Visi dan Tujuan Antar Relawan

Teknologi      

31 Agu 2023 | 214


Jakarta Selatan, 30 Agustus 2023 - Dalam upaya memperkuat persatuan dan mendukung perubahan positif, Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) merayakan Grand Launching ...

Resep Menu Sahur Sehat Tanpa Nasi

Resep Menu Sahur Sehat Tanpa Nasi

Kuliner      

23 Apr 2020 | 1569


Pemerintah memutuskan 1 Ramadan 1441 Hijriah ataupun awal dimulainya puasa jatuh pada hari Jumat tanggal 24 April 2020. Keputusan dipilih sesudah melangsungkan sidang isbat pada hari Kamis ...

Bobocabin Podusan Penginapan  dengan Konsep Pengalaman Berkemah dengan Memadukan Penggunaan Teknologi IoT

Bobocabin Podusan Penginapan dengan Konsep Pengalaman Berkemah dengan Memadukan Penggunaan Teknologi IoT

Pariwisata      

28 Agu 2023 | 213


Saat ini staycation yang lagi viral, yaitu Bobocabin yang unik, nyaman dan suasana yang sangat alami. Jika Anda camping dengan fasilitas hotel, stacation di Bobocabin adalah pilihan yang ...

Dosen Digital: Tonton Taufik Sebut Pemilu 2024 Hadirkan Perang Opini di Media Sosial

Dosen Digital: Tonton Taufik Sebut Pemilu 2024 Hadirkan Perang Opini di Media Sosial

Tips      

18 Jan 2024 | 72


Dosen digital marketing Universitas Ma’soem Dr. Tonton Taufik Rachman menilai Pemilu 2024 kali ini kerap menghadirkan perang di media sosial. Adapun hal ini tentunya tak ...

Copyright © AnakDunia.com 2018 - All rights reserved