hijab
Sahkah, Masih Memakai Kutek Berwudhu dan Sholat ?

Sahkah, Masih Memakai Kutek Berwudhu dan Sholat ?

28 Nov 2018
103x

Apakah boleh, Sudah berwudhu tetapi masih memakai kutek dan inai (pacar) ?

Memakai kutek atau inai pada jari kuku biasanya dilakukan oleh kaum wanita untuk memperindah penampilan. Sekarang ini banyak jenis kutek dan inai yang dijual pasaran, dengan beragam aneka warna dan campuran bahan lain. Tapi bagaimana hukumnya ketika wanita yang memakai kutek dan inai tersebut ingin berwudhu? Apakah sah wuduhunya?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Fatawa wa Rasa ‘ il Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin, 4/148, pernah ditanya tentang kebolehan wanita yang berwudhu ketika ia sedang memakai kutek. Maka jawaban beliau adalah tidak diperbolehkan wanita memakai kutek ketika hendak berwudhu, terlebih lagi ketika hendak sholat. Karena sebenarnya kutek tersebut dapat menghalangi aliran air dalam membasuh tangan, karena pada bagian kuku tersebut tertutupi oleh kutek. Sehingga apapun yang menghalangi jalannya air pada bagian tubuh yang harus dibersihkan dalam pelaksanaan berwudhu, maka hal itu tidak boleh digunakan oleh orang-orang yang akan berwudhu ataupun mandi, karena Allah SWT berfirman.

“ Faaghsiluu wujuuhakum wa aidiyakum ilal maraafiqi “

“Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku“ [ QS Al-Maidah : 6 ]

Ketika salah seorang wanita menggunakan kutek pada kukunya, lalu kutek tersebut menghalangi jalannya aliran air pada kuku, maka dapat dipastikan ia tidak mencuci tangannya secara sempurna, karena masih ada yang belum dibersihkan. Sehingga dapat dikatakan bahwa wanita tersebut telah meninggalkan satu kewajiban dalam rukun-rukun wudhu atau mandi. Adapun kaum wanita yang sedang haid atau nifas, maka ia boleh menggunakan kutek tersebut.

Kemudian untuk penggunaan inai atau pacar, dalam Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta : 5/217 dijelaskan bahwa tidak ada riwayat dimana Rasullah SAW menyatakan tidak sah wudhu seseorang jika pada jari-jarinya terdapat suatu adonan (sesuatu yang dicampur dengan air) ataupun tanah dan wanita yang menggunakan inai tersebut sebenarnya menggunakan campuran air. Hal ini harus ditelaah kembali. Karena ina atau pacar keberadaan warnanya tidak memberi pengaruh terhadap wudhu apabila dipakai pada kaki atau tangan. Sebenarnya inai ini tidak memiliki ketebalan tersebut. Akan tetapi, ketika inai (pacar) tersebut juga mengandung zat yang dapat menghalangi air untuk sampai pada permukaan kulit, maka hal itu harus dihilangkan sebagaimana adonan dan kutek.

Wallahu alam

Baca Juga:
Menjaga Kesehatan Mata Pada Anak Sejak Dini

Menjaga Kesehatan Mata Pada Anak Sejak Dini

Kesehatan

26 Okt 2018 | 50

Sabar Dalam Segala Ujian, Kunci Hidup Bahagia Dunia dan Akhirat

Sabar Dalam Segala Ujian, Kunci Hidup Bahagia Dunia dan Akhirat

Religi

31 Okt 2018 | 57

Masker Alami Untuk Mengecilkan Pori-Pori Wajah dan Menghilangkan Jerawat

Masker Alami Untuk Mengecilkan Pori-Pori Wajah dan Menghilangkan Jerawat

Kecantikan

29 Okt 2018 | 41

Tips-Tips yang Perlu Anda Persiapkan Sebelum Berwisata

Tips-Tips yang Perlu Anda Persiapkan Sebelum Berwisata

Tips

30 Okt 2018 | 34

Manfaat dan Fungsi  Web Hosting untuk Bisnis Online

Manfaat dan Fungsi Web Hosting untuk Bisnis Online

Teknologi

13 Nov 2018 | 36

Kuliner Legendaris Yogyakarta yang Bikin Ketagihan

Kuliner Legendaris Yogyakarta yang Bikin Ketagihan

Kuliner

30 Okt 2018 | 38

Copyright © AnakDunia.com 2018 - All rights reserved